MPM DIY Kukuhkan Jamaah Tani, Ajak Jihad Kedaulatan Pangan

MPM DIY Kukuhkan Jamaah Tani, Ajak Jihad Kedaulatan Pangan

JOGJA – Memperingati Hari Tani Nasional 2023 Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY (MPM PWM DIY) mendeklarasikan Jihad Kedaulatan Pangan, di Kulonprogo, Sabtu (23/9/2023). Pada momentum tersebut MPM DIY mengukuhkan pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) tingkat DIY dan Kabupaten Kota se-DIY.

Pengukuhan pengurus bertempat di lahan sawah, dihadiri oleh berbagai pihak, seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir,M.Si, unsur Forkompida, Dinas Pertanian DIY, Para Rektor PTM di DIY, PWM DIY, dan PDM Kulonprogo. Jatam DIY di ketuai oleh Luqman Johannudin.

Menurut Agus Amin Syaifuddin Ketua MPM DIY, Jihad Kedaulatan Pangan ini adalah sebuah manifesto yang harus di perjuangkan oleh MPM. “Hal ini sesuai dengan komitment MPM DIY untuk bergerak bersama memberdayakan dan menguatkan petani,” tutur Agus.

Dalam pernyataanya setidaknya ada lima pernyataan yang dideklarasikan dan di tandatangani bersama. Kelimanya, mendorong terwujudnya keadilan dan kesejahteraan petani Indonesia, mendorong swasembada pangan dan mendesak dihentikanya impor pangan yang merugikan petani Indonesia.

Berikutnya, mendukung program pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan, sehat dan halal, mendorong eksekutif dan legislatif untuk menghentikan alih fungsi lahan pertanian yang akan mengancam sumber hajat hidup rakyat.

Terakahir, mendorong eksekutif dan legislatif untuk merumuskan kebijakan politik, sosial dan ekonomi untuk pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

BERITA TERKAIT : Empat Prioritas Basis Gerakan MPM

Konsolidasi Gerakan Pemberdayaan: MPM PWM DIY Selenggarakan Rakerwil

Jalin dengan Banyak Pihak 

Haedar Nasir ketua Umum PP Muhammadiyah sesusai penanaman bibit pisang dan penebaran bibit lelet dalam arahanya mengapresiasi langkah yang diambil MPM yang berkomitmen menjadikan Hari Tani sebagai bagian dari usaha menegakkan kedaulatan pangan. Apresiasi juga disampaikan pada usaha membangun perkumpulan atau jamaah dengan klasifikasi masing-masing seperti jamaah tani Muhammadiyah.

Haedar juga mendorong MPM dalam menyelesaikan masalah pengelolaan bumi, termasuk pertanian dan perikanan supaya menjalin sinergi dan kolaborasi dengan banyak pihak. Karena dalam hemat Haedar, masalah pertanian itu involutif, sehingga perlu peran MPM untuk membersamai dan menemani masyarakat untuk berdaya berdaulat dan berkemajuan.

Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin dalam sambutannya mengatakan, terkait dengan pengambilan lokasi di Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan, Kulonprogo merupakan simbolisasi dari sinergi lintas majelis dan lembaga di internal Persyarikatan Muhammadiyah.

“Hadirnya peringatan hari tani di panti asuhan Nanggulan merupakan usaha memecahkan masalah dengan upaya sinergi, terutama dalam masalah kedaulatan pangan,” tutur Yamin.

Kemerdekaan Bertaut Kedaulatan Pangan

Azman Latief perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menyampaikan bahwa peringatan hari tani merupakan hari raya kelompok mayoritas warga negara Indonesia, yaitu kelompok tani. Dia berharap kemerdekaan Indonesia bertaut dengan kemerdekaan dalam ketahanan pangan nasional. “Manusia boleh tidak ganti baju, tapi manusia tidak boleh tidak makan,” ungkapnya.

Rangkaian Kegiatan tersebut di akhiri dengan Dialog Petani yang menghadirkan Narasumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Kepala LPM UMY Dr.Ir. Gatot Supangkat, MP dan Agus Amin Syaifuddin Ketua MPM PWM DIY.

Dalam paparanya Gatot mengapresiasi langkah kolaborasi yang dibangun MPM DIY dengan berbagai pihak. Terkait dengan kegiatan ketahanan pangan di DIY, sektor onfarm harus dikuatkan agar menjadi penyangga.

Sedangkan Bambang Dwi menyampaikan bahwa saat ini indek ketahanan pangan di DIY nomor tig koka secara nasional, artinya di DIY selalu ada peningkatan pangan dan konsumsi pangan yang berkwalitas, dan Pemda DIY sangat mendukung dengan berbagai program inovatif khususnya sektor pertanian yang dibentuk oleh Muhammadiyah DIY. (MPM DIY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *